SDGS 8: DECENT WORK and ECONOMIC GROWTH
1. UT Transforming Communities Together: A Journey of Growth and Empowerment
This community service project in Panancangan Village addresses environmental and social challenges, with a strong emphasis on economic development related to SDG 8 (Decent Work and Economic Growth). The project aims to improve the economic opportunities for villagers by enhancing their skills in mushroom cultivation, food packaging, marketing, and entrepreneurship. The project seeks to increase local income and promote sustainable economic growth by providing training and education. As a result, farmers can diversify their products beyond raw mushrooms, potentially opening up new markets and creating more jobs, thus contributing to decent work and economic growth within the community. The project’s success in these areas aligns with SDG 8, fostering a more inclusive and resilient local economy.
Female Professor Contributions to Education Reform Worldwide
Universitas Terbuka’s Faculty member, Prof. Dr. Paulina Pannen, M.LS, is actively involved as a speaker at global forums, such as the 10th ADB International Skills Forum. At this event, they participated as a panel member discussing the topic ‘Adopting Tech-inclusive Approaches to Learning Quality, Assessment, and Reforms to Scale-up Education Access. By engaging in such global platforms, Universitas Terbuka contributes to shaping policies and practices that address the future of education in a digitalized and climate-resilient world. https://events.development.asia/learning-events/10th-adb-international-skills-forum-new-era-digitalized-and-climate-resilient-human
Still, at the ADB Forum, specifically at the Regional Higher Education Forum themed Higher Education of the Future: Leading Digital and Green Transformations through Collaboration, Prof. Dr. Paulina Pannen, M.LS, was invited to join as a panelist to discuss Online Higher Education and the Role of Digital Transformation in Shaping New Ways of Learning.
With her expertise in higher education and distance learning, Prof. Dr. Paulina Pannen, M.LS, is one of the female professors at the university who actively collaborates with global partners. She has also been honored as a Jury Member for the Wenhui Award for Education, organized by the UNESCO Multisectoral Regional Office in Bangkok.
Commitment to Equality: A Holistic Approach to Preventing Sexual Violence at Universitas Terbuka
Universitas Terbuka is committed to preventing and addressing sexual violence on campus by establishing the Task Force for the Prevention and Handling of Sexual Violence (PPKS). This task force works with the Rector to create guidelines that prioritize gender equality and tackle sexual violence. Every six months, they conduct surveys on sexual violence and report their findings for necessary actions. The Task Force also raises awareness about gender equality, disability inclusion, and sexual and reproductive health. They work closely with the disability services unit and other relevant agencies to protect victims and witnesses, ensuring the implementation of recommendations to guarantee safety and justice for everyone on campus.
https://ppks.ut.ac.id/
Students Enhancing Learning and Employment Opportunities through IISMA
Students from Universitas Terbuka are also actively involved in the IISMA (Indonesian International Student Mobility Awards) program, a scholarship initiative that allows Indonesian students to study at top universities and industries abroad. The program is organized by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology (MoECRT) and is part of the Kampus Merdeka initiative. Some participants include Salma Amordeeva at Universiti Malaya (UM), Malaysia; Richmond Faithful from the Development Economics program, who had the opportunity to join IISMA at the University of Padua, Italy; and Shan Syuja Adiwinata from the Sociology program at Korea University,https://tekno.tempo.co/read/1853628/kuliah-di-ut-bisa-ikut-iisma as well as Englandiva Akyla Maulita Hartono, a student currently studying at the University of Pisahttps://www.ut.ac.id/profil/2023/08/indonesian-international-student-mobility-awards-iisma-co-funding-2023/https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/Wb7RQv2N-cerita-awardee-iisma-ikut-pemilu-di-italia-tempuh-4-jam-demi-nyoblos-pertama-kali
Committed to providing healthcare, well-being, and retirement benefits for all employees, regardless of gender. One of the participation programs includes government insurance, namely BPJS, and Mandiri Inhealth.
8.2 Employment practice
Isikan Judul Berita
Tanggal
Isi Konten Berita
Kegiatan Webinar International Migrant Day bertema “Level Up Your Future with UT” yang diselenggarakan oleh Universitas Terbuka berkontribusi terhadap SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth), khususnya pada indikator pengakuan serikat pekerja bagi semua, termasuk perempuan dan pekerja internasional (Recognise unions for all, including women & international staff). Melalui kegiatan ini, UT dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menegaskan pentingnya perlindungan hak-hak Pekerja Migran Indonesia (PMI), terutama perempuan, dengan menempuh jalur penempatan resmi dan prosedural. Upaya ini sejalan dengan komitmen global untuk memastikan pekerja migran memperoleh perlakuan yang adil, akses terhadap organisasi pekerja, serta kondisi kerja yang aman dan bermartabat, sehingga mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Mengenal Sosok Maria, Pemilik IP 3,89 UT Pangkalpinang, Jadi Wisudawati Terbaik Meski Sibuk Bekerja POSBELITUNG.CO, BANGKA – Mengenal sosok Maria (23). Dia adalah wisudawati di Universitas Terbuka Pangkalpinang. Bersama ratusan wisudawan lainnya, Maria berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Maris kuliah di UT Pangkalpinang, sambil bekerja. Kini dia berhasil mewujudkan impian masa kecilnya meski tak mudah. Saat gelaran wisuda di Novotel Bangka pada Minggu (22/12/2024), Maria menjadi lulusa terbaik. Ia berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana di tengah tuntutan pekerjaan sebagai karyawan di sebuah perusahaan swasta di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Berbekal Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,89, ia resmi menyandang gelar sarjana dan dinobatkan sebagai wisudawan terbaik di Universitas Terbuka (UT). Apa yang diraih saat ini bukanlah hal yang mudah bagi Maria
Isikan Judul Berita
TBA
Isikan Judul Berita
TBA
Isikan Judul Berita
TBA
Isikan Judul Berita
TBA
Sebagai bagian dari transformasi menuju Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), Universitas Terbuka (UT) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi pendidikan tinggi yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan zaman melalui peluncuran dua program studi baru: S1 Perpajakan di Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) serta S1 Sains Data di Fakultas Sains dan Teknologi (FST). Kedua program studi yang resmi dibuka pada Februari 2024 ini menjadi langkah strategis UT dalam menyiapkan lulusan profesional dan berdaya saing di era digital. Program S1 Perpajakan dirancang untuk mencetak tenaga ahli yang mampu menguasai sistem perpajakan modern berbasis digital, kebijakan fiskal, serta analisis keuangan yang etis dan akuntabel, sementara Program S1 Sains Data difokuskan pada pembentukan kemampuan teknis di bidang pengolahan, analisis, dan interpretasi data untuk berbagai sektor seperti bisnis, industri, lingkungan, dan sosial. Melalui kurikulum yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNDIKTI) dan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), UT berupaya memastikan lulusan memiliki pengetahuan mendalam serta keterampilan terapan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Peluncuran dua prodi ini menegaskan peran UT sebagai pelopor pendidikan tinggi jarak jauh berbasis teknologi informasi yang inklusif, fleksibel, dan berorientasi global, sekaligus memperluas akses pendidikan berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia sesuai mandat pemerintah.
Rektor Universitas Terbuka (UT), Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D., bersama delegasi UT, menjadi narasumber dalam ajang bergengsi 2024 World Digital Education Conference yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Republik Rakyat China (RRC), UNESCO, dan Pemerintah Kota Shanghai pada 30–31 Januari 2024. Dalam forum internasional bertema “Digital Education: Application, Sharing, and Innovation” tersebut, Prof. Ojat yang juga menjabat sebagai Presiden Asian Association of Open Universities (AAOU) periode 2022–2025, memaparkan inisiatif AAOU dalam memperkuat kolaborasi internasional dan pertukaran pendidikan digital di Asia, termasuk riset bersama dan program pertukaran dosen serta mahasiswa. Selain itu, Dekan FKIP UT, Prof. Dr. Ucu Rahayu, M.Sc., turut menjadi pembicara dengan topik peningkatan literasi digital dan kompetensi guru melalui dukungan pembelajaran digital. Konferensi ini menyoroti pentingnya transformasi digital sebagai pendorong utama perubahan pendidikan global yang inklusif, adil, dan berkelanjutan, sejalan dengan agenda PBB dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs). Kehadiran UT di forum tersebut menunjukkan kiprahnya di kancah internasional sebagai pelopor pendidikan tinggi jarak jauh yang aktif mendorong inovasi, riset kolaboratif, dan pengembangan masyarakat pembelajar digital. Selain mengikuti konferensi, delegasi UT juga melakukan pertemuan dengan East China Normal University (ECNU) untuk membangun kerja sama akademik dan pengembangan kompetensi pendidikan masa depan. Melalui partisipasi ini, UT menegaskan perannya dalam menggaungkan transformasi digital sebagai arah strategis menuju pendidikan masa depan (future education) yang global, adaptif, dan tetap berakar pada nilai-nilai keindonesiaan.
8.3 Inward investment/economic impact
Isikan Judul Berita
Tanggal
Isi Konten Berita
Isikan Judul Berita
Tanggal
Isi Konten Berita
8.4 Employment placements
Isikan Judul Berita
Tanggal
Isi Konten Berita
Isikan Judul Berita
Tanggal
Isi Konten Berita
8.2 Employment practice
Recruitment Pegawai UT Perjanjian Kerja – PUTPK Tahun 2026 (Universitas Terbuka Aceh)
Juli 2026 (masa registrasi 13–20 Juli 2026)
Universitas Terbuka Aceh mengumumkan perekrutan Pegawai UT dengan Perjanjian Kerja (PUTPK) Tahun 2026 untuk sejumlah formasi berpendidikan minimal D3, dengan masa registrasi dan unggah berkas pada 13 hingga 20 Juli 2026. Dalam pengumuman ini UT secara terbuka menyebutkan hak yang akan diterima pegawai, yakni gaji sesuai standar upah minimum regional, Tunjangan Hari Raya sebesar satu kali gaji, serta perlindungan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Kontrak kerja diberikan per tahun dengan kesempatan diangkat menjadi pegawai tetap non-PNS, dan formasi dibuka bagi pelamar laki-laki maupun perempuan.
Berita ini merupakan bukti publik paling langsung bahwa UT mengaitkan penghasilan pegawai kontraknya, yaitu kelompok berpenghasilan paling rendah, dengan upah minimum setempat dan melengkapinya dengan THR serta jaminan sosial.
UT dan KSPSI Buka Akses Kuliah Jalur Khusus untuk Pekerja
10 Agustus 2026
Universitas Terbuka dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menandatangani nota kesepahaman di Gedung Kemendiktisaintek, Senayan, Jakarta, pada 10 Agustus 2026, disaksikan langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto. Penandatanganan dilakukan oleh Prof. Ali Muktiyanto mewakili UT dan Moh. Jumhur Hidayat selaku Ketua Umum KSPSI. Melalui kesepakatan ini, anggota KSPSI maupun anggota konfederasi dan federasi serikat pekerja lainnya dapat menempuh pendidikan hingga jenjang sarjana di UT, dengan pengakuan atas pengalaman belajar lampau yang dapat dikonversi menjadi SKS serta skema biaya kuliah khusus bagi pekerja yang mendaftar secara terorganisasi.
Kerja sama formal dengan salah satu konfederasi serikat pekerja terbesar di Indonesia memperlihatkan bahwa UT memandang serikat pekerja sebagai mitra kelembagaan yang sah, bahkan memberikan perlakuan khusus kepada pekerja yang berserikat.
https://rm.id/baca-berita/nasional/321192/ut-dan-kspsi-buka-akses-kuliah-jalur-khusus-untuk-pekerja
PERMATA UT Dikukuhkan, Perempuan UT Didorong Mandiri dan Berdampak
28 Oktober 2026
Universitas Terbuka mengukuhkan pengurus Perempuan Mandiri Universitas Terbuka (PERMATA UT) Pusat dan Daerah di UTCC pada 28 Oktober 2026, disaksikan jajaran pimpinan universitas. Organisasi yang dibentuk melalui Keputusan Rektor Nomor 2071 Tahun 2026 ini menghimpun keterwakilan perempuan dari 39 UT Daerah, satu Sentra Layanan UT Luar Negeri, dan unit kerja di Kantor Pusat, serta sengaja dibentuk untuk merangkul pegawai non-PNS yang sebelumnya belum sepenuhnya terwadahi dalam Dharma Wanita Persatuan. Rektor UT, Prof. Ali Muktiyanto, menilai PERMATA UT strategis dalam membangun lingkungan kerja yang harmonis dan memperkuat kesejahteraan bersama.
Berita ini menunjukkan bahwa UT tidak hanya mengizinkan, tetapi secara resmi memfasilitasi pegawainya untuk berhimpun dalam organisasi yang diakui melalui Keputusan Rektor, termasuk pegawai non-PNS. Meskipun PERMATA UT bukan serikat pekerja dalam arti perundingan kolektif, keberadaannya relevan sebagai bukti kebebasan berorganisasi dan adanya wadah aspirasi pegawai yang terstruktur dari pusat hingga daerah.
PERMATA UT Dikukuhkan, Perempuan UT Didorong Mandiri dan Berdampak
Universitas Terbuka Majene Dorong PUG: Devi Ayuni Ungkap Kunci Sukses Perempuan Memimpin Akademisi
6 Januari 2026
Dalam dialog interaktif bertema “Perempuan Memimpin Dunia Akademisi: Peluang dan Hambatan” pada 5 Januari 2026, Direktur UT Majene, Devi Ayuni, S.E., M.Si., memaparkan bagaimana Pengarusutamaan Gender (PUG) telah menjadi napas dalam operasional Universitas Terbuka di seluruh Indonesia. Sebagai satu-satunya direktur perempuan di lingkup UT untuk wilayah Indonesia Timur, ia berbagi perjalanan kariernya, yang bermula sebagai dosen yang menekuni Tri Dharma Perguruan Tinggi hingga kini memegang kendali manajerial atas layanan bagi ribuan mahasiswa di Sulawesi Barat.
Berita ini memperlihatkan bahwa jalur karier di UT terbuka bagi perempuan hingga jenjang pimpinan unit, serta bahwa PUG dipraktikkan dalam tata kelola universitas. Berita ini relevan untuk menunjukkan praktik nondiskriminasi berbasis gender dalam kepegawaian. Fakta bahwa ia merupakan satu-satunya direktur perempuan di wilayah Indonesia Timur juga menunjukkan bahwa keterwakilan perempuan di jajaran pimpinan masih perlu terus diperkuat.
Universitas Terbuka Majene Dorong PUG: Devi Ayuni Ungkap Kunci Sukses Perempuan Memimpin Akademisi
Story of Suma, A Migrant Worker turned Bachelor
15 Januari 2026
Laman resmi UT mengisahkan Suma, warga Desa Sende, Kabupaten Cirebon, yang bekerja sebagai pekerja migran di sektor manufaktur Taiwan pada 2011 hingga 2020. Di tengah ritme kerja pabrik yang berat, ia menempuh Program Studi Manajemen UT melalui sistem pembelajaran jarak jauh dengan biaya terjangkau, sekaligus aktif membantu sesama pekerja migran asal Jawa Barat melalui organisasi paguyuban dan satuan tugas di Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taiwan. Sepulang ke tanah air, Suma terpilih menjadi Kuwu (kepala desa) Sende pada 2021.
Kisah ini memperlihatkan peran UT dalam memberdayakan pekerja migran, kelompok yang paling rentan terhadap eksploitasi, kerja paksa, dan perdagangan orang, melalui pendidikan yang memperkuat posisi tawar dan pilihan hidup mereka.
Story of Suma, A Migrant Worker turned Bachelor
Webinar International Migrant Day, UT Tegaskan PMI Bukan Sekadar Penyumbang Devisa
22 Desember 2025
Dalam webinar peringatan International Migrant Day pada 21 Desember 2025 yang bertema “Migran: Mitra Pembangunan Bukan Beban. Menjamin Hak Pendidikan Bagi Pekerja Migran”, Direktur Layanan Luar Negeri UT, Dr. Pardamean Daulay, menegaskan bahwa pekerja migran membutuhkan perlindungan hukum dan pemberdayaan, dengan pendidikan sebagai kunci utamanya. Ia memandang akses pendidikan sebagai hak konstitusional pekerja migran selaku warga negara. Melalui sistem pembelajaran jarak jauh, UT memungkinkan pekerja migran di Taiwan, Korea, Jepang, dan Hong Kong tetap berkuliah tanpa harus meninggalkan pekerjaannya.
Berita ini memperlihatkan sikap UT yang secara terbuka menempatkan perlindungan hukum dan pemenuhan hak sebagai kebutuhan dasar pekerja migran. Bukti ini memperkuat Bukti 1, karena menunjukkan bahwa keberpihakan UT pada pekerja rentan disuarakan langsung oleh pejabat universitas dalam forum publik.
Universitas Terbuka Sediakan 202 Lowongan Kerja Dosen dan Tendik, Usia 40 Tahun Bisa Daftar
26 Mei 2025
Universitas Terbuka membuka seleksi Calon Pegawai UT Non-PNS Tahun 2025 dengan 202 formasi, terdiri atas 95 jabatan dosen dan 107 jabatan tenaga kependidikan. Salah satu persyaratan umumnya adalah usia minimal 18 tahun, sementara batas usia tertinggi disesuaikan dengan jenjang jabatan yang dilamar. Pendaftaran dilakukan secara daring dan seleksi berlangsung bertahap, mulai dari seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar, Seleksi Kompetensi Bidang, hingga psikotes.
Berita ini menunjukkan bahwa rekrutmen pegawai UT menutup kemungkinan mempekerjakan anak melalui syarat usia minimal 18 tahun, serta berlangsung secara terbuka dan didasarkan pada lamaran sukarela. Bukti ini relevan untuk aspek pencegahan pekerja anak dan kerja paksa dalam praktik ketenagakerjaan internal UT.
Dokumen Persiapan Pengadaan (Spesifikasi Teknis) Pengadaan Jasa Satuan Pengamanan di Lingkungan Kantor Pusat Universitas Terbuka Tahun Anggaran 2024
Tahun Anggaran 2024 (diunggah pada laman PPID UT, Oktober 2024)
Dalam pengadaan jasa pengamanan untuk 102 personel satpam di Kantor Pusat, UT mewajibkan penyedia membayar gaji anggota satpam minimal sebesar UMK Tangerang Selatan, sedangkan gaji komandan regu hingga chief dihitung dari UMK ditambah tunjangan. Penyedia juga diwajibkan mendaftarkan seluruh personel dalam BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan (JKK, JKM, JHT, dan JP), membayar THR sebesar satu bulan gaji penuh tanpa potongan paling lambat 14 hari sebelum Idulfitri, serta memberikan kompensasi akhir kontrak sesuai peraturan perundang-undangan. Jam kerja diatur dalam tiga sif masing-masing delapan jam.
Dokumen ini secara eksplisit mewajibkan penyedia memenuhi upah minimum, jaminan sosial, dan THR bagi pekerja alih daya.
tba
17 Februari 2026
tba
Bukan Sekadar Simbol, Begini Cara UT Memaknai dan Menerapkan Kesetaraan Gender
8 Januari 2026
Dalam dialog interaktif yang disiarkan pada 5 Januari 2026, Direktur UT Majene, Devi Ayuni, S.E., M.Si., menegaskan bahwa di UT tidak ada perbedaan perlakuan antara pimpinan laki-laki dan perempuan, karena semuanya memperoleh hak dan kewajiban yang setara. Ia juga menyampaikan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki peluang yang sama untuk menduduki jabatan manajer, kepala bagian, dekan, hingga rektor, sepanjang memiliki kemampuan dan kinerja yang memadai.
Berita ini relevan sebagai pernyataan pimpinan tentang kesetaraan hak dan jenjang karier tanpa membedakan jenis kelamin.
Bukan Sekadar Simbol, Begini Cara UT Memaknai dan Menerapkan Kesetaraan Gender
Ombudsman Dikunjungi Jajaran UT Gorontalo, Ini Yang Dibahas
3 Oktober 2025
Direktur UT Gorontalo, Safriansyah, beserta rombongan mengunjungi Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Gorontalo pada 29 September 2025 untuk membahas peningkatan kualitas layanan publik di pendidikan tinggi. Kepala Perwakilan Ombudsman, Muslimin, menyinggung sejumlah pengaduan terkait UT Gorontalo dalam beberapa tahun terakhir, di antaranya pengaduan ketenagakerjaan dan akademik. Ia memastikan bahwa seluruh laporan tersebut telah ditindaklanjuti sesuai prosedur dan kini sudah ditutup, serta menilai UT Gorontalo menunjukkan itikad baik dalam menyelesaikannya.
Berita dari laman resmi Ombudsman RI ini menunjukkan bahwa pengaduan yang menyangkut ketenagakerjaan di lingkungan UT dapat ditempuh melalui mekanisme yang sah dan ditindaklanjuti oleh UT hingga tuntas. Bukti ini relevan untuk menunjukkan adanya jalur keberatan beserta penyelesaiannya, meskipun yang diberitakan adalah mekanisme eksternal melalui Ombudsman
Saat Townhall UT Bukan Sekadar Forum, Tapi Ruang Mendengar dan Menata Arah 2026
24 Desember 2025
Universitas Terbuka menggelar Townhall Meeting: Refleksi 2025 dan Outlook 2026 pada 22 Desember 2025 di UTCC. Forum ini secara sadar dirancang sebagai ruang dialog yang inklusif, mengajak seluruh pimpinan dan pegawai untuk berbicara, memberi masukan, serta merumuskan arah bersama. Townhall tidak dimaksudkan sebagai acara seremonial, melainkan ruang untuk menampung evaluasi, gagasan, dan harapan, sehingga refleksi menjadi proses kolektif dan bukan agenda sepihak.
Bukti dari laman resmi UT ini memperlihatkan adanya saluran resmi bagi pegawai untuk menyampaikan pandangan dan evaluasi langsung kepada pimpinan universitas. Bukti ini relevan sebagai pendukung budaya mendengar suara pegawai, yang menjadi prasyarat bagi proses banding yang sehat.
Saat Townhall UT Bukan Sekadar Forum, Tapi Ruang Mendengar dan Menata Arah 2026
Bupati Teken Kesepakatan dengan BPJS Ketenagakerjaan dan UT, Perkuat Perlindungan Pekerja dan Akses Pendidikan
30 November 2025
Pemerintah Kabupaten Sumbawa menandatangani nota kesepakatan dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sumbawa Bugis dan Universitas Terbuka Mataram pada 28 November 2025 di Kantor Bupati Sumbawa. Penandatanganan dihadiri Bupati Sumbawa, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sumbawa, dan Direktur UT Mataram, Heriyanto, S.IP. Kepala BPJS Ketenagakerjaan menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting dalam memperkuat perlindungan bagi para pekerja, sejalan dengan instruksi presiden tentang jaminan sosial ketenagakerjaan. Pemkab Sumbawa juga memperluas cakupan perlindungan dari tenaga kerja formal ke tenaga kerja nonformal.
Keterlibatan UT sebagai pihak dalam kesepakatan perluasan jaminan sosial ketenagakerjaan menunjukkan dukungan institusi terhadap pemenuhan hak dasar pekerja. Bukti ini relevan sebagai komitmen UT terhadap hak-hak pekerja di tingkat masyarakat.
https://www.postkotantb.com/2025/11/bupati-teken-kesepakatan-dengan-bpjs.html
8.3 Expenditure per employee
Dana Riset dan Pengabdian Masyarakat UT Bisa Tembus Rp100 Miliar, Sasar Kualitas dan Hilirisasi
13 Februari 2026
Universitas Terbuka mengalokasikan dana internal hingga Rp67 miliar pada tahun 2026 untuk riset inovasi, pengabdian kepada masyarakat, hilirisasi, dan rehabilitasi daerah bencana. Komitmen ini ditegaskan dalam Penyerahan Kontrak Penelitian dan PkM, Katalog Inovasi, serta Anugerah Karya Inovasi UT Tahun Anggaran 2026 di UTCC pada 13 Februari 2026. Rektor UT, Prof. Ali Muktiyanto, menyatakan bahwa anggaran tersebut akan terus ditingkatkan hingga menembus Rp100 miliar, dan bahwa 42 profesor UT akan terjun langsung sebagai pimpinan riset dengan apresiasi tersendiri.
Alokasi Rp67 miliar yang diterima dosen dan tenaga kependidikan, beserta rencana peningkatannya hingga Rp100 miliar, merupakan bukti konkret belanja institusi yang langsung menyentuh pengembangan profesional pegawai. Liputan6 (14 Februari 2026) merinci peruntukannya, antara lain penelitian kompetitif, penugasan, kelompok riset, kolaborasi nasional dan internasional, MOOCs dan microcredential, serta berbagai skema PkM dosen.
Universitas Terbuka Matangkan Rencana Kinerja 2027, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Tanpa Batas
11 Februari 2026
Universitas Terbuka menyelenggarakan Workshop Penyusunan Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Tahun Anggaran 2027 yang melibatkan pimpinan universitas, fakultas, dan unit kerja strategis. Workshop dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan, Sumber Daya, dan Umum, Dr. Adrian Sutawijaya, yang menegaskan bahwa RKT merupakan fondasi strategis bagi efektivitas program universitas. Ia juga menekankan perlunya sosialisasi RKT hingga ke level pegawai agar setiap individu memahami kontribusinya terhadap pencapaian target universitas.
Bukti dari laman resmi UT ini menunjukkan bahwa perencanaan kinerja dan anggaran disusun secara terlembaga di bawah koordinasi wakil rektor yang membidangi keuangan dan sumber daya. Penekanan pada keterlibatan pegawai di setiap level memperlihatkan bahwa belanja institusi dirancang dengan menempatkan pegawai sebagai bagian penting dari capaian kinerja.
Universitas Terbuka Matangkan Rencana Kinerja 2027, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Tanpa Batas
UT Perkuat Formasi Kepemimpinan, Siap Hadapi Tantangan Pendidikan Jarak Jauh yang Kian Dinamis
3 Maret 2026
Pada 2 Maret 2026 Universitas Terbuka melantik pejabat baru secara hybrid di UTCC berdasarkan Keputusan Rektor UT Nomor 907 Tahun 2026 tanggal 27 Februari 2026. Dalam kesempatan yang sama, UT memberhentikan sejumlah pejabat dengan hormat dan melepas pegawai yang memasuki masa purnabakti. Salah satu jabatan yang diisi adalah Kepala Subdirektorat Pelatihan dan Pengembangan SDM untuk masa jabatan 2026–2031.
Keberadaan Subdirektorat Pelatihan dan Pengembangan SDM yang dipimpin pejabat definitif menunjukkan bahwa pengembangan pegawai memiliki unit dan pos anggaran tersendiri dalam struktur UT. Pelepasan pegawai purnabakti secara terhormat juga mencerminkan tata kelola kepegawaian yang tertib.
UT Perkuat Formasi Kepemimpinan, Siap Hadapi Tantangan Pendidikan Jarak Jauh yang Kian Dinamis
Tendik di Perguruan Tinggi Dituntut Profesional
7 April 2026
Dalam Program Tendik Berdampak, digelar Workshop Benchmarking Tenaga Kependidikan di delapan perguruan tinggi, masing-masing untuk bidang jabatan fungsional tertentu. Universitas Terbuka dipercaya menjadi tuan rumah benchmarking untuk bidang Fasilitas Pemanfaatan Modul Digital, sejajar dengan UNS, IPB University, UGM, UI, Unpad, Unair, dan Binus University. Wakil Rektor 2 UNS menegaskan bahwa tenaga kependidikan memegang posisi penting dalam peningkatan daya saing perguruan tinggi dan dituntut semakin profesional.
Penunjukan UT sebagai salah satu dari delapan tuan rumah menandakan pengakuan atas kapasitas tenaga kependidikan UT di bidang layanan modul digital, sekaligus menunjukkan peran aktif UT dalam pengembangan profesi tenaga kependidikan secara nasional. Bukti ini relevan untuk memperlihatkan bahwa belanja pegawai di UT juga menjangkau tenaga kependidikan, tidak hanya dosen.
https://www.krjogja.com/solo/1247348805/tendik-di-perguruan-tinggi-dituntut-profesional
Saat Standar Pengelolaan Anggaran Dinaikkan, Predikat “Sangat Baik” Jadi Bukti
14 Februari 2026
Pada Tahun Anggaran 2025 Universitas Terbuka meraih Piagam Penghargaan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) dengan predikat “Sangat Baik” dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan melalui KPPN Tangerang. IKPA menilai kinerja pelaksanaan anggaran sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan. Predikat tersebut menunjukkan konsistensi dan kedisiplinan UT dalam mengelola anggaran secara tertib, tepat waktu, akuntabel, dan efisien.
Bukti ini menegaskan bahwa pelaksanaan anggaran UT, termasuk belanja pegawai, berjalan tertib dan terukur menurut instrumen penilaian pemerintah.
Saat Standar Pengelolaan Anggaran Dinaikkan, Predikat “Sangat Baik” Jadi Bukti
Raih WTP 2025, Universitas Terbuka Perkuat Transparansi Dana untuk Pendidikan Tanpa Batas
6 April 2026
Universitas Terbuka meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan PTN-BH tahun 2025. Hasil tersebut diumumkan dalam Exit Meeting Audit Laporan Keuangan PTN-BH UT Tahun 2025 di UT Pusat pada 31 Maret 2026, dengan audit oleh KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan (BDO Indonesia). Capaian ini menegaskan bahwa dana yang dikelola UT diperuntukkan secara tepat untuk mendukung visi pendidikan tanpa batas.
Laporan keuangan UT PTN-BH Tahun 2025 yang beropini WTP inilah sumber paling sahih untuk menghitung belanja per pegawai. Tribunnews (4 April 2026) mencatat bahwa ini merupakan opini WTP ketiga secara berturut-turut.
Raih WTP 2025, Universitas Terbuka Perkuat Transparansi Dana untuk Pendidikan Tanpa Batas
Mahasiswa UT–FODISUT Kunjungi Komnas HAM, Bahas Kebebasan Berekspresi
12 Februari 2026
Puluhan mahasiswa Universitas Terbuka yang tergabung dalam Forum Diskusi UT (FODISUT) melakukan kunjungan edukasi ke Komnas HAM sebagai bagian dari penguatan wawasan konstitusional mahasiswa dan penegasan komitmen terhadap perlindungan kebebasan berpendapat dan berekspresi. Dalam diskusi, Komnas HAM menekankan bahwa ruang demokrasi harus dijaga agar kritik, terutama dari kalangan mahasiswa, tidak dibungkam. Ketua FODISUT, Bernita Matondang, menyampaikan bahwa mahasiswa perlu melangkah dari diskusi akademik menuju langkah konstitusional ketika ada regulasi yang dinilai mengancam kebebasan sipil.
Berita ini memperlihatkan tumbuhnya forum mahasiswa di lingkungan UT yang secara terbuka mengkaji dan memperjuangkan kebebasan berekspresi melalui jalur yang sah dan bermartabat.
https://www.detikline.com/2026/02/mahasiswa-utfodisut-kunjungi-komnas-ham.html
Mahasiswa Universitas Terbuka Gugat Pasal Demonstrasi dalam KUHP Baru ke Mahkamah Konstitusi
13 Januari 2026
Sebanyak 13 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Terbuka mengajukan permohonan uji materi Pasal 256 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP ke Mahkamah Konstitusi karena pasal tersebut dinilai berpotensi membatasi kebebasan berpendapat. Para pemohon berargumen bahwa rumusan pasal mencampuradukkan aspek administratif dan pidana serta tidak memberikan batasan yang tegas atas istilah “kepentingan umum”, “keonaran”, dan “huru-hara”, sehingga bertentangan dengan asas legalitas dan prinsip lex certa. Pada periode yang sama, kelompok mahasiswa UT lainnya juga mengajukan uji materi atas pasal KUHP terkait penghinaan terhadap pemerintah.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa mahasiswa UT leluasa menerapkan ilmu yang dipelajarinya untuk menguji kebijakan negara melalui jalur konstitusional, tanpa hambatan dari institusi.
Pengamat Nilai Siaga 1 Militer Indonesia Seharusnya Diputuskan Presiden Sebagai Bentuk Supremasi Sipil
10 Maret 2026
Pengamat politik dari Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Terbuka, Insan Praditya Anugrah, menyampaikan pandangan kritis bahwa instruksi Siaga 1 militer seharusnya diberikan oleh Presiden sebagai panglima tertinggi, bukan ditetapkan sepihak oleh institusi militer. Menurutnya, penetapan kesiagaan yang luas berpotensi membuka ruang Operasi Militer Selain Perang yang menjangkau ruang sipil. Ia menegaskan bahwa kesiapan menghadapi dinamika keamanan harus tetap berada dalam koridor hukum, mengikuti hierarki komando yang sah, serta menjunjung tinggi supremasi sipil dan perlindungan kebebasan sipil.
Berita ini menjadi bukti bahwa dosen UT dapat menyampaikan analisis kritis terhadap kebijakan negara di ruang publik, bahkan pada isu yang sensitif sekalipun, sesuai bidang keahliannya.
Pengamat Nilai Siaga 1 Militer Indonesia Seharusnya Diputuskan Presiden Sebagai Bentuk Supremasi Sipil
Kasus Andri Yunus, Advokat dan Dosen UT Soroti Pentingnya Koneksitas di KUHAP Baru
26 April 2026
Dosen Universitas Terbuka sekaligus advokat di Madiun, Suryajiyoso, memberikan analisis publik mengenai penerapan mekanisme koneksitas dalam KUHAP baru pada perkara penyiraman air keras terhadap Andri Yunus yang diduga melibatkan oknum militer. Ia menjelaskan bahwa perkara yang melibatkan unsur sipil dan militer harus dilihat dari titik berat kerugian dan kepentingan hukumnya, serta menuntut penyidikan terpadu yang transparan. Ia menegaskan bahwa yang terpenting adalah menjamin keadilan bagi korban dan mencegah tarik-menarik kewenangan yang mengaburkan proses hukum.
Bukti ini memperlihatkan dosen UT yang secara bebas memberikan telaah keilmuan atas perkara hukum yang menjadi perhatian publik dan menyentuh institusi negara.
Kasus Andri Yunus, Advokat dan Dosen UT Soroti Pentingnya Koneksitas di KUHAP Baru
Direktur UT Purwokerto: AI Bukan Pengganti Berpikir, Mahasiswa Harus Bijak Menjaga Integritas
3 Maret 2026
Pimpinan UT Purwokerto menegaskan bahwa kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan mahasiswa sebagai alat bantu untuk mencari referensi, merangkum materi, dan mempercepat riset mandiri, tetapi bukan pengganti proses berpikir. Mahasiswa tetap dituntut kritis, dan UT menekankan etika penggunaan teknologi di era digital. Pesan ini disampaikan dalam konteks semakin luasnya pemanfaatan AI dalam pola belajar mahasiswa UT.
Bukti ini memperlihatkan sisi tanggung jawab dari kebebasan akademik, yaitu keleluasaan berpikir dan memanfaatkan teknologi yang disertai penegasan integritas dan etika ilmiah. Berita ini melengkapi bukti sebelumnya dengan menunjukkan bahwa institusi membina budaya akademik yang bebas sekaligus bertanggung jawab.
Imigrasi Polman Goes to Campus, Edukasi Penyebaran Informasi Keimigrasian
1 September 2025
Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Polewali Mandar menyelenggarakan kegiatan Goes to Campus di sejumlah perguruan tinggi di Kabupaten Majene, termasuk Universitas Terbuka Majene, dengan tema “Edukasi dan Penyebaran Informasi Keimigrasian”. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai aturan dan prosedur keimigrasian, sekaligus mencegah pelanggaran seperti tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan penyalahgunaan dokumen perjalanan. Mahasiswa diharapkan menjadi agen informasi bagi masyarakat luas.
Keterlibatan UT Majene sebagai lokasi edukasi menunjukkan keterbukaan UT dalam memfasilitasi sosialisasi pencegahan TPPO kepada mahasiswanya.
Imigrasi Polman Goes to Campus, Edukasi Penyebaran Informasi Keimigrasian
Kolaborasi Imigrasi dan Kemnaker Dorong Pemberdayaan Desa dalam Pencegahan PMI Non-Prosedural
16 Oktober 2025
Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Pusat bersama Kementerian Ketenagakerjaan menggelar Focus Group Discussion tentang penguatan desa binaan imigrasi guna mencegah penempatan PMI non-prosedural. Akademisi Universitas Terbuka, Ida Irawati, hadir sebagai perwakilan kalangan akademik dan menyampaikan bahwa meningkatnya jumlah PMI sepanjang 2023–2025 disertai tingginya angka pengaduan, sehingga pengawasan oleh instansi terkait perlu diperkuat untuk mencegah PMI non-prosedural. Hasil diskusi diharapkan menjadi rekomendasi strategis bagi tata kelola migrasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan.
Kontribusi dosen UT dalam forum lintas lembaga ini menunjukkan peran akademik UT dalam perumusan kebijakan pencegahan migrasi non-prosedural, yang merupakan pintu masuk utama tindak pidana perdagangan orang.
Tarakan Zona Merah PMI Ilegal, BP3MI Minta Pengawasan Ketat Pendatang
26 Oktober 2025
Sosialisasi Penempatan dan Perlindungan PMI diselenggarakan di Universitas Terbuka Tarakan pada 25 Oktober 2025 atas kerja sama Pemuda ICMI Kalimantan Utara dan Kementerian P2MI. Dalam kegiatan tersebut, BP3MI Kalimantan Utara menyebut Tarakan sebagai “zona merah” aktivitas PMI ilegal dan mencatat 1.510 calon PMI ilegal berhasil dicegah hingga Agustus 2025. BP3MI juga memetakan titik-titik rawan transit menuju Tawau, Malaysia, serta menegaskan perlunya pengawasan ketat terhadap pendatang.
UT Tarakan menjadi ruang edukasi publik bagi akademisi, tokoh masyarakat, mahasiswa, dan media tentang bahaya penempatan ilegal di wilayah perbatasan yang rawan perdagangan orang.
Tarakan Zona Merah PMI Ilegal, BP3MI Minta Pengawasan Ketat Pendatang
KP2MI Gandeng Kementerian dan Lembaga Lindungi Pekerja Migran
6 Maret 2025
Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menandatangani nota kesepahaman dengan sejumlah kementerian dan lembaga, termasuk Universitas Terbuka, sebagai bentuk perhatian terhadap pelindungan pekerja migran Indonesia (PMI). Menteri P2MI Abdul Kadir Karding menjelaskan bahwa kerja sama ini diarahkan pada penyediaan data yang berkualitas serta perubahan tata kelola penempatan PMI menuju pekerja yang terampil (skilled). Ia memaparkan bahwa sekitar 80% PMI bekerja di sektor rumah tangga (domestic worker), dengan 70% di antaranya perempuan yang rata-rata berpendidikan SD dan SMP, sehingga kolaborasi lintas lembaga diperlukan sejak keberangkatan, penempatan, hingga kepulangan.
Keterlibatan UT sebagai penanda tangan nota kesepahaman bersama KP2MI menunjukkan komitmen kelembagaan dalam ekosistem pelindungan pekerja migran, yang erat kaitannya dengan pencegahan kerja paksa dan perdagangan orang.
PMI Kuliah? UT & BP2MI Buka Jalan!
28 Februari 2025
Universitas Terbuka melakukan audiensi strategis dengan Kementerian P2MI/BP2MI untuk membahas kelanjutan kerja sama perluasan akses pendidikan bagi PMI, pemberdayaan purna PMI, dan peningkatan kompetensi SDM. Sejak Perjanjian Kerja Sama 2018–2021, UT telah mengedukasi calon PMI melalui Orientasi Pra-Pemberangkatan (OPP) dan memberikan Training of Trainers bagi instruktur BP2MI. Kerja sama ini berdampak pada meningkatnya mahasiswa UT di luar negeri dari 2.202 orang pada 2021 menjadi 6.527 orang pada 2024, dengan 1.555 PMI telah menyelesaikan studinya di UT.
Bukti dari laman resmi UT ini menunjukkan peran berkelanjutan UT dalam membekali calon PMI sebelum keberangkatan, yaitu tahap yang sangat menentukan untuk mencegah penempatan non-prosedural dan eksploitasi. Pendidikan tinggi bagi PMI juga memperkuat posisi tawar mereka sehingga tidak mudah terjerat praktik kerja paksa.
PMI Kuliah? UT & BP2MI Buka Jalan!
UT-LLN Lampaui Target Mahasiswa Baru 100 Persen, Perkuat Akses Pendidikan Tinggi Pekerja Migran
7 Maret 2026
UT Layanan Luar Negeri (UT-LLN) melampaui 100 persen target penerimaan mahasiswa baru, sejalan dengan upayanya memperkuat akses pendidikan tinggi bagi pekerja migran Indonesia. Unit ini bermula sebagai UPBJJ-UT Layanan Luar Negeri pada 2014, lalu bertransformasi menjadi UT-LLN seiring perubahan status UT menjadi PTN-BH. Direktur UT-LLN, Dr. Pardamean Daulay, menjelaskan bahwa UT-LLN melayani WNI di mancanegara mulai dari sosialisasi, registrasi, pembelajaran, hingga ujian, dengan dukungan UT Medan, Batam, Pontianak, dan Tarakan.
Keberadaan unit khusus yang secara kelembagaan melayani pekerja migran menunjukkan komitmen UT untuk memperkuat posisi pekerja Indonesia di luar negeri melalui pendidikan. Peningkatan kualifikasi menjadi salah satu faktor pelindung terhadap kerentanan eksploitasi kerja.
UT-LLN Lampaui Target Mahasiswa Baru 100 Persen, Perkuat Akses Pendidikan Tinggi Pekerja Migran
8.4 Proportion of students taking work placements
Perhutani Terima Kegiatan PKL Mahasiswi Universitas Terbuka di Bandung
15 Januari 2026
Perum Perhutani KPH Bandung Utara menerima mahasiswa Universitas Terbuka untuk melaksanakan Praktek Kerja Lapang (PKL) selama satu bulan penuh. Selama periode tersebut, mahasiswa diberi kesempatan memperluas wawasan dalam pengelolaan hutan, dari aspek teoretis hingga penerapan langsung di lapangan. Pihak Perhutani menyatakan komitmennya untuk membantu mahasiswa mengintegrasikan teori di bangku kuliah dengan kondisi nyata di dunia kerja.
Bukti ini menunjukkan penempatan kerja mahasiswa UT di institusi mitra dengan durasi satu bulan, yang sesuai dengan definisi work placement pada indikator ini. Berita lanjutan dari Analisnews (9 Februari 2026) mengonfirmasi bahwa mahasiswa UT Bandung telah menyelesaikan PKL tersebut dan memperoleh pengalaman di bidang komunikasi dan pengelolaan informasi kehutanan.
Perhutani Terima Kegiatan PKL Mahasiswi Universitas Terbuka di Bandung
Pemerintah Kabupaten Sekadau dan Universitas Terbuka Pontianak Jalin Kerja Sama
6 Februari 2026
Pemerintah Kabupaten Sekadau dan UT Pontianak menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam rangkaian Seminar Akademik UT Pontianak pada 6 Februari 2026. Bupati Sekadau, Aron, S.H., menegaskan bahwa daerahnya masih membutuhkan tenaga pengajar SD dan SMP, sehingga mahasiswa dan lulusan UT, terutama dari Program Studi PGSD, diharapkan dapat berkontribusi langsung. Pemerintah daerah menyatakan siap mendukung kegiatan akademik mahasiswa UT seperti praktik kerja lapangan, PPL, dan KKN di sekolah-sekolah di bawah kewenangannya.
Perjanjian kerja sama ini membuka wahana penempatan praktik kerja yang terlembaga bagi mahasiswa UT, khususnya calon guru, di sekolah-sekolah daerah. Bukti ini relevan untuk menunjukkan adanya kemitraan formal yang menjamin ketersediaan tempat praktik kerja mahasiswa.
https://www.kapuasnews.id/2026/02/pemerintah-kabupaten-sekadau-dan.html
Antisipasi Kekurangan Guru, Pemkab Bangka Selatan Andalkan Mahasiswa Magang
25 Februari 2026
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan membuka peluang kerja sama dengan perguruan tinggi untuk mengirim mahasiswa magang ke sekolah-sekolah yang kekurangan tenaga pengajar, menyusul rencana pensiunnya 42 guru sepanjang 2026. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Anshori, menjelaskan bahwa program ini difokuskan pada mahasiswa semester lima ke atas dari program studi kependidikan, dan rencana awal kerja sama akan dilakukan dengan Universitas Terbuka.
Berita ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah memandang mahasiswa UT sebagai mitra magang yang dapat diandalkan di sekolah. Bukti ini relevan sebagai rencana perluasan penempatan magang mahasiswa kependidikan UT, dengan catatan bahwa pada saat berita terbit kerja sama tersebut masih berupa rencana.
FEB UT Ukir Sejarah! Mahasiswa Pariwisata Akan Diberangkatkan Magang Internasional di Jepang, Perkuat Kompetensi Global
9 Mei 2025
Fakultas Ekonomi dan Bisnis UT menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan PT Aku Sukma Jaya Lembaga Kursus Go Gakko Mandiri di Kantor UT Denpasar pada 7 Mei 2025. Kerja sama ini membuka peluang magang internasional selama satu tahun di sektor perhotelan Okinawa, Jepang, bagi mahasiswa Program Studi S1 Pariwisata dan menjadi perintisan kerja sama magang internasional pertama di Universitas Terbuka. Dekan FEB UT, Dr. Meirani Harsasi, menegaskan bahwa pengalaman ini akan memberi nilai tambah signifikan bagi kompetensi dan kesiapan kerja mahasiswa.
Berita 2025 ini dipakai karena dalam data 2026 tidak ditemukan program magang internasional UT. Magang satu tahun di industri perhotelan merupakan contoh work placement yang kuat dan terstruktur, sehingga relevan untuk menunjukkan keragaman dan jangkauan penempatan kerja mahasiswa UT.
FEB UT Ukir Sejarah! Mahasiswa Pariwisata Akan Diberangkatkan Magang Internasional di Jepang, Perkuat Kompetensi Global
UT-Kemenaker Gelar Penyuluhan Jabatan, Perkuat Layanan Karier lewat CareerHub UT
31 Oktober 2025
LPPM UT bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan menyelenggarakan Penyuluhan Jabatan bertema “Green Jobs, Bright Future” pada 30 Oktober 2025 di UTCC, yang diikuti lebih dari 300 mahasiswa secara luring dan mahasiswa dari seluruh Indonesia secara daring. Dalam kegiatan ini, UT menegaskan peran CareerHub UT sebagai platform layanan karier terpadu yang menghadirkan program pelatihan, magang, bursa kerja, konseling karier, dan pengembangan karier berbasis career action plan.
Berita 2025 ini dipakai karena menjelaskan infrastruktur kelembagaan yang memfasilitasi magang mahasiswa UT, yang tidak ditemukan padanannya dalam berita 2026. Keberadaan CareerHub UT relevan sebagai unit yang menjembatani mahasiswa dengan tempat magang dan dunia kerja.
8.5 Proportion of employees on secure contracts
Universitas Terbuka Buka Lowongan Kerja 31 Posisi Tenaga Non-PNS
24 April 2026
Universitas Terbuka membuka pendaftaran lowongan kerja untuk lebih dari 31 posisi staf non-PNS di kantor pusat maupun UT Daerah, berdasarkan unggahan resmi Direktorat Sumber Daya Manusia UT. Rekrutmen ini ditujukan bagi lulusan D3 dan S1 dari berbagai program studi, dengan penempatan di unit seperti Sekretariat Universitas, Pusat Komunikasi Publik, dan fakultas. Berita lain pada tanggal yang sama (Lokernas, 24 April 2026) menyebut skema ini sebagai rekrutmen Pegawai Universitas Terbuka dengan Perjanjian Kerja (PUTPK).
Bukti ini menunjukkan bahwa UT merekrut pegawai melalui jalur resmi Direktorat SDM dengan status kepegawaian yang terdefinisi dan perjanjian kerja tertulis. Berita tidak menyebutkan durasi kontrak, sehingga untuk indikator ini perlu dikonfirmasi apakah perjanjian kerja PUTPK tergolong kontrak jangka panjang atau tetap.
https://www.infonasional.com/lowongan-kerja-universitas-terbuka-2026
Disumpah Jadi PNS 114 Pegawai Siap Jadi Pemimpin Masa Depan Berintegritas
22 Juli 2025
Universitas Terbuka menyelenggarakan Pengambilan Sumpah dan Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) bagi 114 pegawai UT di pusat dan daerah pada 21 Juli 2025, secara luring di Aula Gedung Kualitas UT Pusat dan daring bagi UT Daerah. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen UT terhadap tata kelola kepegawaian yang profesional, berkualitas, dan berintegritas. Rektor UT, Dr. Mohamad Yunus, hadir langsung memberikan arahan kepada para PNS yang baru diambil sumpahnya.
Berita 2025 ini dipakai karena dalam data 2026 tidak ditemukan berita tentang pengangkatan pegawai tetap di UT. Pengangkatan 114 pegawai sebagai PNS merupakan bukti langsung adanya pegawai dengan status kerja yang aman dan berjangka panjang, sehingga sangat relevan untuk indikator proporsi pegawai berkontrak aman.
Disumpah Jadi PNS 114 Pegawai Siap Jadi Pemimpin Masa Depan Berintegritas